Tanam Gadu

Masuki Tanam Gadu, Petani Kerjakan Gropyok Tikus Bersama

Posted on Updated on

gropyok tikus

BELITANG – Hama tikus terus jadi momok serta musuh nomor satu untuk kelompok petani. Pasalnya hama tikus ini menyerang tidak kenal saat. Baik tiap-tiap tanam rendeng ataupun tanam gadu tiba.

Untuk menghindar serta kurangi serangan hama tikus beberapa petani di Belitang pada musim tanam gadu ini selalu lakukan pemberantasan. Satu diantaranya yaitu dengan lakukan gropyok tikus dengan cara berbarengan. Seperti yang dikerjakan beberapa petani padi Desa Margacinta Kecamatan Belitang Madang Raya, OKU Timur.

“Sudah jadi rutinitas serta pekerjaan kita, baik saat sebelum lakukan tanam ataupun setelah mrelakukan tanam, kita senantiasa memberantas serta menghindar hama tikus ini, dengan aktivitas gropyok tikus dengan cara berbarengan, “ jelas Yono, salah seseorang petani di Kecamatan Belitang Madang Raya, waktu tengah memberantas hama tikus di persawahan Desa Margacinta, Minggu.

Disebutkan Terutama untuk tanam gadu, umumnya hama tikus ini lebih merajalela lantaran pada awal mulanya selesai panen rending serta pernah beristirahat serta lalu ia berkembang biak dengan cepat. “ Maka dari itu baik saat sebelum tanam, ataupun setelah tanam kita selalu mencari serta memberantas hama tikus ini, ” terangnya.

Mengenai untuk memberantas hama tikus terkecuali dikerjakan pengomposan, yang paling efisien yaitu dengan langkah digali di mana tikus itu bersarang. “ Serta ini yang umum kita kerjakan, lantaran terkecuali tak memerlukan cost, dengan langkah tersebut sarang tikus bisa kita bongkar segera apabila didapati ada tikusnya segera kita matikan, ” terangya.

Terpisah Kepala UPTD TPH Kecamatan Belitang Madang Raya, Endang SP menyampaikan UPTD TPH berbarengan brigade ingindalian hama serta laboratorium Belitang selalu menggalakkan pada petani untuk musim tanam gadu ini lebih menggiatkan dikerjakan pemberantasan tikus dengan cara berbarengan. “ Serta dengan cara simbolis sesudah Desa Sidomulyo di Kecamatan BMR ini kita dari mulai Desa Margacinta, ” tukasnya.