Latest Event Updates

Pendidikan di Belitang Ogan komering Ulu TImur

Posted on Updated on

Pendidikan Belitang

Pada tulisan kesempatan ini mari kita lihat sepintas tentang pendidikan yang ada di Belitang OKU Timur. dengan cara garis besar pendidikan yang ada di daerah belitang lumayan baik, hal semacam itu bisa dipandang dari ada instansi-instansi pendidikan yang ada dari tingkat Taman Kanak-Kanak, Sekolah Basic, Sekolah Menengah pertama, Sekolah Menengah Atas, serta Perguruan Tinggi.

SD Belitang OKUTimur Di Belitang untuk pendidikan tingkat Sekolah Basic (SD) telah cukup baik, nyaris tiap-tiap desa/kelurahan mempunyai SD bahkan juga ada yang kian lebih satu. jadi untuk pendidikan tingkat basic daerah belitang OKU Timur dapat di kategorikan baik. nyaris seluruhnya anak umur SD pada sekolah di sekolahan yang ada di dusun semasing yang jarak dari rumah ke sekolah tak terlampau jauh.

Selanjutnya untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) juga telah dalam kelompok baik. rata-rata untuk tingkat SMP nyaris tiap-tiap kecamatan ada seputar 3-4 sekolah tingkat pertama. jadi tak lah sulit untuk mencari sekolah tingkat pertama di daerah belitang OKU Timur.

Sedangkan untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) dibelitang juga telah cukup siap untuk berkompetisi dengan beberapa daerah lain. terdapat beberapa sekolah tingkatan SMA di belitang, baik itu yang bersetatus negeri atau swasta dengan kwalitas yang baik. diluar itu untuk tenaga pengajar atau guru juga adalah lulusan dari beragam perguruan tinggi baik yang dari sumatera selatan atau luar sumatera seperti dari jogja, solo, semarang, malang maupun jakarta. dengan tahap D-3, S-1, serta S-2.

Untuk Perguruan Tinggi di belitang juda ada, namum masih tetap bersetatus swasta dengan dengan sebagian disiplin pengetahuan (jurusan) seperti Ekonomi, Manajemen, Pertanian, pengetahuan agama (tarbiyah) serta masih tetap ada lagi yang lain. untuk jurusan ekonomi telah dibuka hingga pasca sajana (S-2). jadi untuk meneruskan pendidikan dari tingkat SMA ke perguruan tinggi sebearnya di belitang telah penuhi. cuma saja terdapat banyak jurusan yang belum di selenggarakan hingga beberapa pelajar sangat terpaksa mesti mengambil didaerah lain seprti palembang, lampung, serta pulau jawa.

Jadi kesimpulanya belitang dengan situasi yang saat ini telah siap mengawal pemuda-pemudi yang mau menuntut pengetahuan. tak perlu jauh-jauh cukup di daerah sendiri, serta sesudah lulus dapat memajukan daerah belitang itu harapanya. so.. apa pendapat anda perihal belitang

Iklan

Mari Mengenal Belitang Lebih Dekat

Posted on Updated on

belitang

BELITANG – Perkembangan Kota Belitang luar umum cepat serta jadi kota usaha dengan perubahan yang demikian cepat, kehadiran bank – bank nasional, Kampus/Sekolah Tinggi, tempat kuliner terkecuali di kenal juga sebagai lumbung padi di Sumatera Selatan, Belitang adalah salahsatu Kecamatan dari Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, diperkirakan jadi kota usaha nantinya.

Tetapi janganlah kaget, saat kita masuk ke Belitang, seperti kita ada di Jawa Tengah atau daerah jawa yang lain, lantaran bhs Jawa adalah bhs sehari-harinya orang-orang berkomunikasi terkecuali bhs Melayu-Palembang serta bhs Indonesia. Lantaran mereka yaitu beberapa orang transmigran.

Beberapa transmigrasi itu tiba di daerah Belitang lewat program kolonisasi massal yang dikerjakan pemerintah Belanda pada th. 1930-an. Serta umumnya orang Jawa yang betul-betul giat berusaha keras jadi berhasil, serta makmur hidupnya. Lantaran orang-orang Jawa sendiri mempunyai filosofi sepi ing pamrih, rame ing gawe, yakni mengutamakan utamanya kerja riil tanpa ada banyak mengeluh.

SEKILAS BELITANG

Belitang yaitu satu dari 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur (sesudah dikerjakan pemekaran/otonomi daerah). Lantaran saat sebelum ada otonomi daerah dahulu cuma ada OKU, tak ada yang namanya OKU Timur, OKU Selatan, dsb. Kecamatan Belitang yang beribu kota Gumawang berjarak seputar 360 km. dari ibu kota Sumatera Selatan, Palembang.

Sesaat Belitang sendiri terbagi dalam Belitang I, Belitang II serta Belitang III. Nyaris semua wilayahnya dipenuhi hamparan padi yang tumbuh subur serta hijau. Mata makin sejuk melihat dengan aliran air Irigasi Upper Komering yang sehari-sehari menyirami beberapa ribu hektare persawahan. Untuk Belitang sendiri penduduknya meraih 54. 000 KK. Serta dari sisi infrastruktur, Belitang telah mempunyai perbankan, pendidikan, pertanian. Bahkan juga untuk bidang pendidikan di Belitang telah ada sampai strata S2.

BUDAYA

Belitang adalah salah satu basis pelestarian budaya Jawa di Sumatera yang masih tetap kuat sampai saat ini. Beragam pertunjukan seni tradisional masih tetap selalu di gelar, seperti reog, jatilan, ketoprak, serta wayang kulit. Masalah wayang kulit, dari seputar 100 dalang Wayang Purwa yang ada di Sumsel, sejumlah 67 dalang tinggal di daerah Belitang. Sesaat untuk budaya suku asli sendiri telah nyaris tak terlampau menonjol. Sejauh yang penulis kenali, hingga sekarang ini budaya suku asli yang masih tetap ada hanya ” runcak-runcakan ” atau lebih popular dikenal dengan sebutan ” lempar selendang “. Tetapi dengan cara garis besar, budaya di Belitang lebih di menguasai oleh budaya beberapa orang pendatang (transmigrasi).

PERTANIAN

Belitang mempunyai sawah beririgasi tehnis cukup luas, yaitu kian lebih 26. 000 ha. Tidak heran bila Belitang adalah daerah persawahan beririgasi tehnis terluas di propinsi Sumatera Selatan. Dari hasil pertanian, Belitang sendiri membuahkan 1, 5 juta ton sampai 1, 8 juta ton gabah kering giling, dari dua juta ton yang dihasilkan oleh Sumsel tiap-tiap tahunnya. Terkecuali persawahan, Belitang juga banyak ladang.

Di ladang beberapa petani menamam, rambutan, durian, sayur mayur, singkong, kedelai serta lain sebagainya. Tetapi dengan cara geografis, sesungguhnya tanah di Belitang sebagian besar persawahan. Persawahan yang terdapat seputar 40 km. timur laut Martapura, ibu kota Ogan Komering Ulu Timur, itu makin berkembang serta produktif saat memperoleh limpahan irigasi tehnis dari Bendung Perjaya.

Menariknya, Bendungan Perjaya yang dibangun pada saat pemerintahan Soeharto itu hingga saat ini belum juga di resmikan. Dahulu ketika Megawati menjabat juga sebagai orang nomor satu di negeri ini merencanakan ingin resmikan, tetapi lantaran satu serta lain perihal, gagasan itu batal. Meskipun belum di resmikan, walau demikian untuk pengoperasionalan Bendungan Perjaya terus jalan selalu.

Orang-orang di Belitang lebih sukai menyebutkan daerah pertanian sesuai sama areal pembagian air dari Sungai Komering, dari mulai Bangunan Komering (BK) 1, BK 2, BK 3, s/d BK 35. Semasing BK adalah bangunan irigasi sekunder yang dilengkapi pintu-pintu pengatur. Di Belitang tiap-tiap desa rata-rata mempunyai kian lebih 10 mesin penggiling padi.

ebatas info bahwa duku Palembang yang populer dengan manisnya itu, yang banyak dijual di jalanan Jakarta sesungguhnya tidak dari Palembang (Kota). Walau demikian duku itu datang dari suatu desa yang bernama Rasuan, suatu desa yang tidak jauh dari Belitang. Desa tersebut di huni oleh masyarakat asli, suku Komering.

Demikian dengan juga durian, yang aslinya dari Rasuan. Mungkin saja agar enak saja menyebutnya, lantaran bila di sebut durian atau duku dari Rasuan, pasti orang akan tidak kenal serta bertanya-tanya, Rasuan, daerah mana itu?. Namun bila di sebut duku atau durian dari Palembang, pasti kebanyakan orang kenal. Bila lagi musim duku serta durian, dikampung saya harga nya tambah lebih murah dibanding disini. Untuk durian satu bijinya cuma di hargai seputar 3. 000-5. 000 perak, murah bukanlah. Cobalah banding dengan disini, satu biji dapat 10 ribu sampai 25 ribu

PEREKONOMIAN

Sebagian besar pekerjaan masyarakat asli Belitang yaitu bertani. Tetapi tidak sama dengan nasib beberapa petani di daerah lain di Sumsel yang biasanya pas-pasan, orang-orang petani di Belitang dapat disebut hidup berkecukupan sandang, pangan, serta papan. Kemakmuran itu tercermin dari rumah-rumah masyarakat yang rata-rata telah bertembok, lantai tegel, atau plester semen. Beberapa rumah juga telah dilengkapi antena parabola besar. Terasa susah diketemukan rumah dari bambu atau kayu yang reyot.

Belitang juga ramai lantaran di dukung akses jalan beraspal besar yang mulus, baik jalan menuju Martapura ataupun ke Palembang. Di Kecamatan Belitang I, sudah berdiri dealer mobil yang tunjukkan daya beli orang-orang seputar lumayan tinggi.

Dengan luasnya daerah pertanian yang ada di Belitang dan di tunjang irigasi yang sangatlah bagus, Belitang juga bakal jadi daerah yang makmur.

Mengenal Belitang Lebih Dekat

Posted on Updated on

gumawang belitang oku timur

Belitang adalah nama dari suatu kecamatan di Oku Timur, Sumatra Selatan. Walau cuma suatu kecamatan, Nama Belitang bukan sekedar populer di Sumatera Selatan, namun juga di Jawa. (Saksikan saja ada Bus jurusan Belitang-Jakarta, bahkan juga lagunya juga ada Pada Belitang-Jakarta)

Masyarakat belitang adalah masyarakat yang heterogen yang terbagi dalam beragam suku, ras, agama serta kelompok, walau tidak sama mereka menyatu dalam kesatuan orang-orang Belitang

Budaya Belitang, dengan cara garis besar, lebih menguasai dari budaya beberapa orang pendatang (transmigrasi terutama orang jawa) Beragam pertunjukan seni tradisional masih tetap selalu di gelar umpamanya dari pertunjukan pagelaran wayang kulit yang umum ditanggap ketika acara pernikahan, khitanan, atau yang lain contoh aktivitas ada bersih desa yang umum dimaksud oleh masarakat seputar yaitu “Rasulan” dengan di selenggarakannya pagelaran wayang kulit semalam jemu. Belitang adalah salah satu basis kebudayaan Jawa di Sumatera yang masih tetap kuat sampai saat ini. Beragam pertunjukan seni tradisional masih tetap selalu di gelar, seperti reog, jatilan, ketoprak, serta wayang kulit. Masalah wayang kulit, dari seputar 100 dalang Wayang Purwa yang ada di Sumsel, sejumlah 67 dalang tinggal di daerah Belitang. Tetapi dengan cara garis besar, budaya di Belitang lebih di menguasai oleh budaya beberapa orang pendatang (transmigrasi). sebagian besar masyarakat Belitang yaitu suku jawa. dalam pembicaraan sehari-hari sebagian besar orang-orang Belitang memakai bhs jawa, diluar itu ada pula yang memakai bhs komering, Sunda, Ogan, Bali, Batak, dan lain-lain. Masyarakat Belitang mempunyai beragam budaya, kebiasaan, seni serta kebiasaan. Walau juga tidak sama, mereka sama-sama menghormati. Masyarakat Belitang sangatlah ramah pada siapa saja, asal tak diganggu. Oh ya di Belitang juga ada kebiasaan ngaben dari orang-orang Bali.

Beberapa besar orang-orang Belitang bermacam Islam, selain itu ada juga pemeluk Katolik, Kristen, Hindu, serta Budha. jalinan antar agama di Belitang sangatlah serasi.

Sebagian besar pekerjaan masyarakat asli Belitang yaitu bertani. Tetapi tidak sama dengan nasib beberapa petani di daerah lain di Sumsel yang biasanya pas-pasan, orang-orang petani di Belitang dapat disebut hidup berkecukupan sandang, pangan, serta papan. Kemakmuran itu tercermin dari rumah-rumah masyarakat yang rata-rata telah bertembok, lantai tegel, atau plester semen. Beberapa rumah juga telah dilengkapi antena parabola besar. Terasa susah diketemukan rumah dari bambu atau kayu yang reyot. Di Belitang sekarang ini banyak petani yang memilik mobil elegan. Perkampungan Belitang juga ramai lantaran di dukung akses jalan beraspal besar yang mulus, baik jalan menuju Martapura ataupun ke Palembang. Di Belitang, sudah berdiri dealer-dealer mobil yang tunjukkan daya beli orang-orang seputar lumayan tinggi.

Terkecuali populer dengan berasnya, beberapa warga oku timur juga menanam karet juga sebagai penghasil lain seperti karet. Karet sekarang ini mempunyai nilai jual yang tinggi, harga nya sekarang ini meraih Rp. 14. 000, 00. Pasti hal semacam ini sangatlah mengundang selera lantaran dalam 1 hektar dalam satu bulan yang memiliki kebun dapat memperoleh keuntungan hingga 3 juta lebih perbulan, bergantung dari kwalitas pohon karet yang ditanam tentu. Dengan harga setinggi itu kesejahteraan petani karet relatif terwujud serta sudah membuata OKB dengan kata lain Orang Kaya Baru . Hingga banyak orang-orang sekarang ini berbondong-bondong untuk beli tempat untuk ditanami karet. Tidak heran, walau cuma berprofesi Petani, banyak Petani yang mobilnya lebih elegan daripara Petinggi.

Belitang mempunyai sawah beririgasi tehnis cukup luas. Tidak heran bila Belitang adalah daerah persawahan beririgasi serta jadi lumbung beras di Sumatera Selatan. Dengan luasnya daerah pertanian yang ada di Belitang dan di tunjang irigasi yang sangatlah bagus, Belitang juga bakal jadi daerah yang makmur. Terlebih pada tanggal 17 Januari 2007, terkait dengan hari jadi OKU Timur, daerah Belitang di buat jadi Kota Terpadu Mandiri (KTM) oleh kementrankernas kabinetnya pak SBY. Orang-orang di Belitang lebih sukai menyebutkan daerah pertanian sesuai sama areal pembagian air dari Sungai Komering, dari mulai Bangunan Komering (BK) 1, BK 2, BK 3, s/d BK 35. Belitang adalah daerah perkebunan karet yang dapat menyokong penghidupan orang-orang

Di Belitang, keperluan keluarga belum terlampau kompleks. Rata-rata, tiap-tiap keluarga memiliki halaman rumah yang luas, tak berhimpitan satu dengan yang lain.

Beberapa besar masyrakat Belitang memiliki tempat untuk pertanian, dalam satu tahun rata-rata petanu sawah di Belitang dapat panen 2-3 kali. terkecuali mengerjakan tempat sawah beberapa petani Belitang juga kerjakan usaha sampingan seperti budidaya ikan, sayuran, tukang bangunan, perdagangan, dan lain-lain.

Panorama hamparan padi yang menguning, diiringi nyanyian burung dapat di nikmati dengan sangat dalam. Mengayun angin sepoi menimpa ujung padi yang mengkilau. Panorama Indah dapat kita nikmati saat mendekati musim panen padi.

Nikmati sarapan serta makan siang di dalam sawah berbarengan sejuknya panorama persawahan sungguh mengasyikan. Nasi tiwul dengan lauk ikan asin, lalap daun singkong rebus serta sambal terasi demikian nikmat. top markotop tempek penyett,, hhehheh, Enaknya melebihi masakan restoran manapun, pokoke menaklukkan enaknya makanan dari cheff Internasional sekalipun.

Masuki Tanam Gadu, Petani Kerjakan Gropyok Tikus Bersama

Posted on Updated on

gropyok tikus

BELITANG – Hama tikus terus jadi momok serta musuh nomor satu untuk kelompok petani. Pasalnya hama tikus ini menyerang tidak kenal saat. Baik tiap-tiap tanam rendeng ataupun tanam gadu tiba.

Untuk menghindar serta kurangi serangan hama tikus beberapa petani di Belitang pada musim tanam gadu ini selalu lakukan pemberantasan. Satu diantaranya yaitu dengan lakukan gropyok tikus dengan cara berbarengan. Seperti yang dikerjakan beberapa petani padi Desa Margacinta Kecamatan Belitang Madang Raya, OKU Timur.

“Sudah jadi rutinitas serta pekerjaan kita, baik saat sebelum lakukan tanam ataupun setelah mrelakukan tanam, kita senantiasa memberantas serta menghindar hama tikus ini, dengan aktivitas gropyok tikus dengan cara berbarengan, “ jelas Yono, salah seseorang petani di Kecamatan Belitang Madang Raya, waktu tengah memberantas hama tikus di persawahan Desa Margacinta, Minggu.

Disebutkan Terutama untuk tanam gadu, umumnya hama tikus ini lebih merajalela lantaran pada awal mulanya selesai panen rending serta pernah beristirahat serta lalu ia berkembang biak dengan cepat. “ Maka dari itu baik saat sebelum tanam, ataupun setelah tanam kita selalu mencari serta memberantas hama tikus ini, ” terangnya.

Mengenai untuk memberantas hama tikus terkecuali dikerjakan pengomposan, yang paling efisien yaitu dengan langkah digali di mana tikus itu bersarang. “ Serta ini yang umum kita kerjakan, lantaran terkecuali tak memerlukan cost, dengan langkah tersebut sarang tikus bisa kita bongkar segera apabila didapati ada tikusnya segera kita matikan, ” terangya.

Terpisah Kepala UPTD TPH Kecamatan Belitang Madang Raya, Endang SP menyampaikan UPTD TPH berbarengan brigade ingindalian hama serta laboratorium Belitang selalu menggalakkan pada petani untuk musim tanam gadu ini lebih menggiatkan dikerjakan pemberantasan tikus dengan cara berbarengan. “ Serta dengan cara simbolis sesudah Desa Sidomulyo di Kecamatan BMR ini kita dari mulai Desa Margacinta, ” tukasnya.

Pasar Gumawan Belitang Kebakaran

Posted on Updated on

pasar gumawang kebakaran

Empat rumah toko (ruko) di Pasar Gumawang, Kecamatan Belitang, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur hangus dilalap si jago merah.

Musibah kebakaran yang berlangsung seputar jam 07. 00 WIB ini bikin warga seputar gempar. Empat ruko yang terbakar masing masing punya Muflih, Ibnu, Jafar, serta Rustam.

Berdasar pada info yang sukses dikumpulkan di lapangan tersingkap api disangka datang dari sisi tengah ruko. Lantaran banyak barang yang mudah terbakar pada akhirnya api melalap ke empat ruko itu.

Saksi mata Roby yang berdomisili tak jauh tempat kebakaran menuturkan dia pertama kalinya tahu ada kebakaran seputar jam 07. 15 WIB.

“Ketika itu saya bakal keluar rumah, lantas tak jauh dari rumah saya tampak ada kepulan asap, lantas saya putar arah, nyatanya ruko yang ada di samping tempat saya telah terbakar, ” tuturnya.

Warga seputar lihat ada kebakaran segera berupaya memadamkan api serta menyelamatkan barang yang ada.

Selang beberapa saat petugas Pemadam Kebakaran segera datang ke tempat peristiwa.

”Karena api telah besar pada akhirnya susah untuk dipadamkan, ”tambahnya.

Petugas Pemadam Kebakaran dari Belitang dibantu Petugas Kebakaran dari Kecamatan Buay Madang serta Martapura selalu berupaya memadamkan api yang membakar ke empat ruko.

Petugas menerjunkan dua unit mobil kebakaran dibantu mobil kebakaran dari Kecamatan Martapura serta Buay Madang.

Sesudah berkerja keras Petugas PBK, baru dapat menjinakan api dengan cara keseluruhan seputar jam 09. 00 WIB.

Dalam momen ini tak ada korban jiwa tetapi kerugian ditaksir meraih miliaran rupiah.

Kapolsek Belitang AKP Mardi Nursal menyatakan, pihaknya hingga sekarang ini masih tetap lakukan penyelidikan selanjutnya perihal masalah terbakarnya empat ruko yang berlokasi di Pasar Gumawang.

“Kita masih tetap lakukan penyelidikan berdasar pada data awal api datang dari sisi tengah Ruko, tetapi kita belum dapat meyakinkan apa sumber api dari jalinan arus pendek listrik ataupun dari yang lain, ” tandasnya.

Jalan di Belitang Rusak Kronis

Posted on Updated on

jalan rusak martapura belitang

Lantaran belum dikerjakan perbaikan yang optimal, jalan propinsi yang menyambungkan Gumawang menuju Martapura, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur sampai saat ini masih tetap rusak.

Kondisinya semakin kronis, terlebih waktu masuk musim penghujan seperti saat ini. Hal semacam ini banyak dikeluhkan pengendara yang melintas baik roda dua ataupun roda empat lantaran jalan semakin tak nyaman dilalui. Berdasar pada pantauan KORAN SINDO PALEMBANG, rusaknya juga berlangsung pada ruas jalan propinsi yang menghubungkan Petanggan menuju Gumawang serta ke Martapura.

Di bagian jalan propinsi ada lobang memiliki ukuran besar serta kecil. Bila waktu hujan lubang-lubang itu bakal digenangi air. Salah satunya di jalan propinsi Jenderal Sudirman BK X Bedilan Belitang. Supri, 35, salah seseorang pengendara yang melintas menuturkan jalan propinsi yang menyambungkan Petanggan ke Gumawang serta menuju Martapura menyampaikan pada musim penghujan rusaknyanya jadi tambah kronis.

Lubang besar serta kecil di jalan propinsi yang pada awal mulanya sudah dikerjakan penimbunan dengan cara swadaya oleh warga kembali rusak. Apa lagi yang memanglah belum dikerjakan penimbunan. “Masuk musim hujan jalan propinsi makin rusak hingga ini dapat membahayakan ingin dara yang melintas, ” tuturnya.

Dengan rusaknya jalan provinsi Gumawang menuju Martapura yang belum dikerjakan perbaikan dengan cara permanen menyebabkan arus transportasi jadi terganggu. “Kami warga OKU Timur sangatlah mengharapkan jalan itu segera diperbaiki, ” tuturnya.

Tengah Usman salah seseorang warga Kecamatan Madang Suku II, OKU Timur memberikan jalan propinsi yang rusak juga berlangsung di Jalur Komering. Orang-orang telah lama mengharapkan untuk selekasnya di kerjakan perbaikan. ”Kita cuma mengharapkan jalan ini selekasnya di perbaiki supaya kita nyaman waktu melintas, ” keluhnya.

Herman Deru Wacanakan Pemecahan OKU Timur

Posted on Updated on

Herman Deru SH MM

OKU TIMUR – Bupati OKU Timur H Herman Deru, SH.MM. merencanakan untuk jadikan Kota Martapura juga sebagai Kota Madya. Sedang Kabupaten OKU Timur dipindahkan di lokasi hilir seperti Belitang Atau Jalur Komering.

Kabupaten OKU Timur kata Deru mempunyai perubahan yang sangatlah cepat mulai sejak ada UU pemekaran. Hal semacam itu memberikan indikasi bahwa pemekaran OKU Timur sukses. Sesungguhnya esensi dari pembentukan suatu daerah otonomi yaitu tingkatkan kesejahteraan orang-orang.

“Dalam hal semacam ini OKU Timur sukses serta adalah satu daerah otonomi yang maju serta berkembang cukup pesat. Saya mempunyai bila memanglah masayarakat setuju. Bukanlah mustahil Kota Martapura kelak jadi Pemerintahan Kota serta untuk Kabupaten OKU Timur ada di lokasi hilir, ” tutur Deru.

Tetapi kata Deru, itu baru mimpi serta hasratnya untuk mensejahterakan orang-orang lantaran esensi dari daerah otonom mempunyai tujuan untuk tingkatkan kesejahteraan orang-orang. Tetapi lanjut Deru, apa yang diharapkannya itu tak dapat dikerjakan cuma hanya hasrat saja tetapi mesti lewat kesepakatan dari semua elemen orang-orang OKU Timur.

“Terlebih dulu kita bakal ajak bicara orang-orang untuk lakukan rembuk. Lantaran memanglah otonomi daerah sukses terlebih terutama daerah kita OKU Timur ini. Bila memanglah mencukupi serta penuhi prasyarat kenapa tak martapura jadikan Kota serta OKU Timur diwilayah hilir, ” kata Deru.