Mengenal Belitang Lebih Dekat

Posted on Updated on

gumawang belitang oku timur

Belitang adalah nama dari suatu kecamatan di Oku Timur, Sumatra Selatan. Walau cuma suatu kecamatan, Nama Belitang bukan sekedar populer di Sumatera Selatan, namun juga di Jawa. (Saksikan saja ada Bus jurusan Belitang-Jakarta, bahkan juga lagunya juga ada Pada Belitang-Jakarta)

Masyarakat belitang adalah masyarakat yang heterogen yang terbagi dalam beragam suku, ras, agama serta kelompok, walau tidak sama mereka menyatu dalam kesatuan orang-orang Belitang

Budaya Belitang, dengan cara garis besar, lebih menguasai dari budaya beberapa orang pendatang (transmigrasi terutama orang jawa) Beragam pertunjukan seni tradisional masih tetap selalu di gelar umpamanya dari pertunjukan pagelaran wayang kulit yang umum ditanggap ketika acara pernikahan, khitanan, atau yang lain contoh aktivitas ada bersih desa yang umum dimaksud oleh masarakat seputar yaitu “Rasulan” dengan di selenggarakannya pagelaran wayang kulit semalam jemu. Belitang adalah salah satu basis kebudayaan Jawa di Sumatera yang masih tetap kuat sampai saat ini. Beragam pertunjukan seni tradisional masih tetap selalu di gelar, seperti reog, jatilan, ketoprak, serta wayang kulit. Masalah wayang kulit, dari seputar 100 dalang Wayang Purwa yang ada di Sumsel, sejumlah 67 dalang tinggal di daerah Belitang. Tetapi dengan cara garis besar, budaya di Belitang lebih di menguasai oleh budaya beberapa orang pendatang (transmigrasi). sebagian besar masyarakat Belitang yaitu suku jawa. dalam pembicaraan sehari-hari sebagian besar orang-orang Belitang memakai bhs jawa, diluar itu ada pula yang memakai bhs komering, Sunda, Ogan, Bali, Batak, dan lain-lain. Masyarakat Belitang mempunyai beragam budaya, kebiasaan, seni serta kebiasaan. Walau juga tidak sama, mereka sama-sama menghormati. Masyarakat Belitang sangatlah ramah pada siapa saja, asal tak diganggu. Oh ya di Belitang juga ada kebiasaan ngaben dari orang-orang Bali.

Beberapa besar orang-orang Belitang bermacam Islam, selain itu ada juga pemeluk Katolik, Kristen, Hindu, serta Budha. jalinan antar agama di Belitang sangatlah serasi.

Sebagian besar pekerjaan masyarakat asli Belitang yaitu bertani. Tetapi tidak sama dengan nasib beberapa petani di daerah lain di Sumsel yang biasanya pas-pasan, orang-orang petani di Belitang dapat disebut hidup berkecukupan sandang, pangan, serta papan. Kemakmuran itu tercermin dari rumah-rumah masyarakat yang rata-rata telah bertembok, lantai tegel, atau plester semen. Beberapa rumah juga telah dilengkapi antena parabola besar. Terasa susah diketemukan rumah dari bambu atau kayu yang reyot. Di Belitang sekarang ini banyak petani yang memilik mobil elegan. Perkampungan Belitang juga ramai lantaran di dukung akses jalan beraspal besar yang mulus, baik jalan menuju Martapura ataupun ke Palembang. Di Belitang, sudah berdiri dealer-dealer mobil yang tunjukkan daya beli orang-orang seputar lumayan tinggi.

Terkecuali populer dengan berasnya, beberapa warga oku timur juga menanam karet juga sebagai penghasil lain seperti karet. Karet sekarang ini mempunyai nilai jual yang tinggi, harga nya sekarang ini meraih Rp. 14. 000, 00. Pasti hal semacam ini sangatlah mengundang selera lantaran dalam 1 hektar dalam satu bulan yang memiliki kebun dapat memperoleh keuntungan hingga 3 juta lebih perbulan, bergantung dari kwalitas pohon karet yang ditanam tentu. Dengan harga setinggi itu kesejahteraan petani karet relatif terwujud serta sudah membuata OKB dengan kata lain Orang Kaya Baru . Hingga banyak orang-orang sekarang ini berbondong-bondong untuk beli tempat untuk ditanami karet. Tidak heran, walau cuma berprofesi Petani, banyak Petani yang mobilnya lebih elegan daripara Petinggi.

Belitang mempunyai sawah beririgasi tehnis cukup luas. Tidak heran bila Belitang adalah daerah persawahan beririgasi serta jadi lumbung beras di Sumatera Selatan. Dengan luasnya daerah pertanian yang ada di Belitang dan di tunjang irigasi yang sangatlah bagus, Belitang juga bakal jadi daerah yang makmur. Terlebih pada tanggal 17 Januari 2007, terkait dengan hari jadi OKU Timur, daerah Belitang di buat jadi Kota Terpadu Mandiri (KTM) oleh kementrankernas kabinetnya pak SBY. Orang-orang di Belitang lebih sukai menyebutkan daerah pertanian sesuai sama areal pembagian air dari Sungai Komering, dari mulai Bangunan Komering (BK) 1, BK 2, BK 3, s/d BK 35. Belitang adalah daerah perkebunan karet yang dapat menyokong penghidupan orang-orang

Di Belitang, keperluan keluarga belum terlampau kompleks. Rata-rata, tiap-tiap keluarga memiliki halaman rumah yang luas, tak berhimpitan satu dengan yang lain.

Beberapa besar masyrakat Belitang memiliki tempat untuk pertanian, dalam satu tahun rata-rata petanu sawah di Belitang dapat panen 2-3 kali. terkecuali mengerjakan tempat sawah beberapa petani Belitang juga kerjakan usaha sampingan seperti budidaya ikan, sayuran, tukang bangunan, perdagangan, dan lain-lain.

Panorama hamparan padi yang menguning, diiringi nyanyian burung dapat di nikmati dengan sangat dalam. Mengayun angin sepoi menimpa ujung padi yang mengkilau. Panorama Indah dapat kita nikmati saat mendekati musim panen padi.

Nikmati sarapan serta makan siang di dalam sawah berbarengan sejuknya panorama persawahan sungguh mengasyikan. Nasi tiwul dengan lauk ikan asin, lalap daun singkong rebus serta sambal terasi demikian nikmat. top markotop tempek penyett,, hhehheh, Enaknya melebihi masakan restoran manapun, pokoke menaklukkan enaknya makanan dari cheff Internasional sekalipun.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s